Gapai Sandal Terjatuh, Alfad Bocah Kelas 3 SD Jatuh Tergelincir di Sungai Glagahwaru

oleh

Kudus, isknews.com – Seorang bocah bernama Alfad Romadhona Khasafana (8) pelajar kelas 3 SD 1 Glagahwaru Undaan Kudus, siang tadi ditemukan sudah tak bernyawa di sungai irigasi turut Desa Glagahwaru RT 06 RW 01 Kecamatan Undaan Kudus, Senin ( 25/11/2019).

Menurut Mahdum Kaur perencanaan Desa Glagahwaru yang juga tetangga korban mengatakan,   Alfad  merupakan putra semata wayang dari Kasno (37) yang kini masih menjadi TKI di Malaysia dan tinggal bersama ibunya yang pada saat kejadian masih bekerja di sebuah pabrik sepatu di Mayong Jepara.

Sementara kronologis kejadian seperti dijelaskan oleh Kapolsek Undaan AKP Anwar kepada media ini mengatakan, bahwa sekira pada pukul 11.00 WIB korban bermain di jembatan sungai irigasi yang berkedalaman sekitar 2 meter dengan  lebar 6 meter bersama 2 teman sebayanya.

Tempat lokasi ditemukannya jenazah Alfad, bocah yang terpeleset di sungai irigasi Glagahwaru undaan Kudus (Foto: istimewa)

“Pada saat melintasi jembatan itu, sendal korban jatuh dan  terhanyut di sungai irigasi, lalu korban berusaha meraih dan mengambil sandal yang terhanyut disungai,” katanya.

Saat mencoba meraih sendal itu korban jatuh terpeleset  dari jembatan hingga tenggelam dan terbawa arus air irigasi.

“Mengetahui hal tersebut kedua teman bermain korban segera melaporkan kejadian itu pada warga sekitar dan setelah dilakukan penyisiran sejam kemudian bocah malang itu diketemukan sudah tak bernyawa pada lokasi 200 meter dari tempatnya tergelincir,” terang Kapolsek.

Selanjutnya jasad korban dievakuasi serta dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Undaan yang dipimpin oleh dr Farida dan Tim di rumah duka.

“Kini jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga untuk segera dilaksanakan pemakamkan,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :