Kudus, isknews.com – Agar tidak terjadi penyalahgunaan, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus melakukan pemusnahan terhadap ratusan blangko ijazah kesetaraan untuk Paket A, B, dan C tahun ajaran 2020/2021 dan 2021/2022.
Pemusnahan blangko tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widodo dengan didampingi Kabag Ops Polres Kudus Kompol Catur Kusuma Adhi, serta jajaran di Disdikpora Kudus.
Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widodo menyebut, dasar pemusnahan blangko ijazah ini merujuk pada Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Spesifikasi Teknis dan Bentuk, serta Tata Cara Pengisian, Penggantian, dan Pemusnahan Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2021/2022.
“Tadi sudah kita musnahkan sama disaksikan Kabag Ops Polres Kusus dan teman-teman lain untuk kegiatan pemusnahan blangko ijazah dari tahun 2020/2021 dan 2021/2022 kejar paket,” ujarnya, Selasa (13/12/2022).
Harjuna merinci, untuk blangko ijazah Paket A atau setara jenjang SD tahun ajaran 2020/2021 tidak ada yang dimusnahkan. Paket B atau setara jenjang SMP dimusnahkan 52 lembar blangko ijazah. Paket C atau setara jenjang SMA IPA ada 87 lembar dan Paket C IPS sebanyak 2 lembar blangko.
Kemudian, untuk tahun ajaran 2021/2022, jumlah blangko ijazah Paket A ada 12 lembar, Paket B ada 62 lembar, dan Paket C ada 238 lembar yang dimusnahkan.
“Total semua yang kita musnahkan ada 452 lembar blangko ijazah,” tandasnya.
Harjuna menerangkan, blangko ijazah yang dimusnahkan merupakan blangko yang sudah tidak digunakan lagi. Seperti, terjadi kekeliruan penulisan dalam blangko ijazah yang akan digunakan.
Pemusnahan dilakukan untuk menghindari adanya penyalahgunaan dokumen negara oleh oknum-oknum tertentu. Harjuna menegaskan pula bahwa blangko yang tidak digunakan lagi juga tidak boleh dibuang secara sembarangan.
“Kalau tahun dulu kita kembalikan ke sana, tapu tahun ini (tahun ajaran 2020/2021 dan 2021/2022) kita tidak usah kirim ke sana, tapi memusnahkan di sini dan disaksikan oleh kepolisian,” jelasnya.










