Ilwani: Kembalikan Kewenangan Pengelolaan Sungai ke Pemerintah Daerah

oleh -250 kali dibaca
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus, H Ilwani (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus, H Ilwani menganggap kewenangan atas pengelolaan sungai-sungai yang melintas di daerah sebaiknya dikembalikan lagi kepada pemerintah daerah seperti pada masa yang lalu.

Akibat terpusatnya kewenangan untuk melakukan penataan atau normalisasi sungai-sungai yang melintas di daerah sehingga menimbulkan kelambanan penanganan akibat kebijakan yang selalu menunggu keputusan dari pusat.

“Saya menilai masyarakat Kudus yang terdampak banjir dalam dua pekan terakhir ini adalah korban regulasi dari pemerintah pusat,” keluhnya, Senin (15/02/2021).

Pasalnya kata dia, sungai-sungai yang banjir sampai saat ini kewenangannya masih di tangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, tanpa Pemerintah Daerah bisa berbuat banyak.

Menurutnya selama ini banyak sungai di Kudus yang meluap dan berakibat banjir di sejumlah wilayah. Luapan yang terjadi akibat pendangkalan dan penyempitan daerah aliran sungai tersebut terjadi tanpa bisa dicegah lebih dahulu.

“Sejak era Presiden Jokowi, ada perubahan regulasi kalau kewenangan pengelolaan semua sungai tersebut masih berada di pemerintah pusat,”kata dia.

Ilwani mengatakan, potensi terjadinya banjir selama ini sebenarnya sudah terpantau oleh Pemerintah Daerah. Sebelum cuaca ekstrem yang berakibat curah hujan begitu tinggi, sejumlah titik tanggul sudah terpantau kritis.

Hanya saja, selama ini Pemerintah Daerah tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan antisipasi. Hingga akhirnya, banjir besar kembali terjadi seperti saat ini.

“Selaku DPRD Kudus, saya sudah sering mendapat keluhan warga atas kondisi sungai-sungai yang ada. Tapi, karena daerah tidak memiliki kewenangan, maka keluhan tersebut hanya bisa diteruskan menjadi usulan ke pemerintah pusat,” tandas dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.