Kagumi Keberhasilan Gandeng Partner Industri, Direktur Pembinaan SMK Kunjungi SMK Muhammadiyah Kudus

oleh -164 Dilihat

Kudus, isknews.com – Direktur Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Dr M Bakrun, mengunjungi SMK Muhammadiyah Kudus.  Dalam kesempatan tersebut hadir juga 125 Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah se Jawa Tengah yang sedang mengikuti Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Kepala SMK Muhammadiyah Jawa Tengah.

Dalam sambutannya Bakrun menyampaikan, bahwa sekarang ini, Nilai UN memang tidak berpengaruh pada kelulusan.

Direktur Pembinaan SMK Kemdikbud RI, Dr. Ir. M. Bakrun, MM. saat di terima oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Kudus, Purwanto Agung (Foto: YM)

“Namun  akan berpengaruh pada kehidupan anak selanjutnya, “ katanya, Sabtu (16/03/2019).

Di lanjutkannya,  saat ini seluruh SMK di Indonesia harus memiliki patner industri, yang disesuaikan dengan jumlah siswa yang ada. Semakin banyak patner industri maka akan lebih baik/

Sebab nantinya dunia industri ini akan menjadi tempat para siswa mengembangkan bakatnya, yang selama ini mereka dapatakan di sekolah, seperti yang di terapkan di SMK iMuhammadiyah Kudus ini.” terangnya.

Usai menyampaikan pengarahan,  Direktur Pembinaan SMK dan sejumlah kepala sekolah SMK Muhammadiyah Jawa Tengah yang hadir di acara tersebut, mengunjungi laboratorium dan Kelas Industri yang ada di SMK Muhammadiyah Kudus.

Mereka melakukan peninjauan di  Kelas Samsung yang  bekerja sama dengan PT. Samsung Electronics Indonesia,  Kelas Honda, bekerja sama dengan PT. Astra Honda Motor, Kelas Daihatsu, bekerja sama dengan PT. Astra Daihatsu Motor,  Cisco Networking Academy yang bekerja sama dengan PT. Cisco Indonesia dan  Axio Class Program, bekerja sama dengan PT. Mabito Karya Indonesia sebuah perusahaan manufaktur computer di Indonesia.

 Sementara itu Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Kudus, Purwanto Agung, kepada media ini menyampaikan, bahwa Kunjungan ini diharapkan dapat memacu semangat sekolah untuk memberikan layanan maksimal dalam meningkatkan kompetensi peserta didik.

“Minimal dengan kunjungan ini akan memompa motivasi kami dan anak didik tentang  kualitas program pendidikan vokasi yang selama ini di kembangkan di sekolah ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, SMK Muhammadiyah Kudus juga telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 untuk Prodi Teknik Kendaraan Ringan, juga menjadi “Tempat Uji Kompetensi (TUK)” bagi subyek Teknik Otomotif untuk Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Sepeda Motor.  (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.