Terkena Serangan Jantung Pengemudi Taksi Online Meninggal di Toilet SPBU

oleh

Kudus, isknews.com – Mohammad Samuid (47), warga Desa Dersalam, Kecamatan Bae Kudus, diketemukan meninggal dunia disalah satu kamar toilet di kompleks SPBU Matahari Kudus, pria yang kesehariannya bekerja sebagai pengemudi taksi online tersebut ditemukan meninggal dunia setelah dicurigai terlalu lama berada di dalam toilet, Kamis (22/08/2019).

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh penjaga toilet SPBU, yang bernama Udin. Saat itu, saksi melihat korban masuk toilet nomor dua dari sebelah timur.

Korban saat dilakukan pemeriksaan medis di RSUD Loekmono Hadi Kudus (Foto: YM)

Namun, hingga satu jam kemudian ternyata korban tak kunjung keluar. Khawatir terjadi apa-apa, saksi kemudian memanggil petugas SPBU dan kemudian bersama-sama mendobrak pintu toilet.

TRENDING :  Tiga Kandang Ternak Ayam Terbakar, Kerugian Capai 900 Juta Rupiah

“Jadi karena curiga, pintu toilet didobrak dan ternyata korban ditemukan dalam tersungkur di lantai toilet,”ujar Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo.

Saat diperiksa, ternyata korban sudah dalam keadaan tidak bernafas. Melihat hal tersebut, kata Bambang saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jati.

TRENDING :  Innalillahi, Warga Jati Kulon ini Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kerja

Usai dihubungi, menurut Kapolsek, pihaknya pun menerjunkan petugas ke lokasi kejadian. Tim Inavis juga dibawa untuk memastikan penyebab kematian korban. “Kami langsung terjun ke lapangan untuk melakukan olah TKP,” ucapnya.

Untuk pemeriksaan medis yang dilakukan dokter dari Puskesmas Jati, pada tubuh korban terdapat luka Lebam di dada kiri atas dan dada kanan bawah karena benturan ringan. Lebam juga didapat dipunggung, bibir, dan hidung keluar cairan bening.

TRENDING :  Ibu Ditahan, Dua Balita Dititipkan ke Kejari Pati

Diduga, luka tersebut didapat saat korban jatuh ke lantai kamar mandi.”Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban tewas akibat serangan jantung mendadak,”kata Kapolsek.

Usai pemeriksaan medis, korban sempat juga langsung dilarikan ke RSUD Kudus yang jaraknya hanya sepelemparan batu dari lokasi untuk proses otopsi. Namun, atas permintaan keluarga, korban kemudian dipulangkan ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :