Kesbangpol: Peran Penyuluh Perkuat Kebhinekaan, Kebangsaan dan Keutuhan NKRI

oleh -1,580 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar kegiatan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia untuk Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) lintas agama dibawah naungan Kemenag Kabupaten Kudus di Balai Desa Rendeng, Kota Kudus, Rabu (30/8/17).

Kegiatan seminar sehari dengan mengambil tema “”Peran Penyuluh Agama Dalam Kebhinekaan dan Kebangsaan” dihadiri Kepala Kantor Kesbangpol Kudus Eko Hari Djatmiko, perwakilan dari Kemenag Kudus Ulin Nuha, Ketua FPBI Kudus Uli Ganda Saragih dan 82 Penyuluh PNS dan Non PNS se-Kabupaten Kudus.

Kepala kantor kesbangpol Kudus dalam sambutannya mengatakan, Pentingnya pemeliharaan kerukunan umat beragama untuk mencegah radikalisme yang kian hari semakin berkembang di tanah air. Pluralisme agama merupakan kondisi hidup bersama antar agama yang berbeda-beda dalam satu komunitas dengan tetap mempertahankan ciri-ciri spesifik ajaran masing-masing agama.

Karena, lanjut Eko, Setiap agama memiliki tujuan yg baik, agama menolak segala macam kebencian, kekerasan, teror atau radikal dan diskriminasi. Namun, agama juga mengajarkan sikap toleransi, solidaritas, kebaikan dan persaudaraan.

Dilanjutkan pemberian materi oleh Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Kudus, Ulin Nuha dengan judul “Penguatan Peran Pemuka Agama  dalam Pembinaan Umat Menangkal Radikalisme”.

Menurut Ulin Nuha dalam usaha menangkal radikalisme, ada beberapa langkah yang harus dilakukan antara lain dengan memperkuat dasar-dasar kerukunan intern dan antar umat beragama, serta antara umat beragama dengan pemerintah, menciptakan cinta dan kasih dalam kehidupan umat beragama dengan cara menghilangkan rasa saling curiga dan menyadari bahwa perbedaan adalah suatu realita dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengatakan bahwa kegiatan seminar merupakan bentuk kepedulian profesi penyuluh dalam menyikapi perkembangan dinamika kebangsaan.

“Seminar sehari dalam rangka menguatkan wawasan dan integritas penyuluh dan seminar ini akan mengupas lebih dalam terkait peran penyuluh didalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya

Sementara itu, Ketua FPBI Kudus Uli Ganda Saragih Uli Ganda S, menjelaskan, Para penyuluh adalah ujung tombak untuk mempertahankan NKRI yang memiliki fungsi informatif dan edukatif, kedua fungsi tersebut untuk menyampaikan kabar yang mendidik bagi para siswa yang tentu saja untuk kebaikan dan kebenaran bukan malah menghasut.

Lebih lanjut, NKRI yang begitu luas dan besar sangat rawan terhadap segala bentuk ancaman dan ganguan yang bisa mengakibatkan perpecahan, perpecahan  ini ditopang dengan banyaknya suku, ras, budaya, bahasa dan agama yg berbeda namun hal ini dapat dicegah oleh para penyuluh agama ini.

Pengamalan nilai-nilai pancasila yang sudah mulai luntur mari kita aktifkan kembali, mari kita galakkan lagi sehingga norma2 kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi terjaga. “Pentingnya toleransi antar umat beragama yg kuat agar menjadi landasan pokok utk mnjaga keutuhan NKRI yg berdasarkan Pancasila dan UUD 45.” pungkasnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.