Ketua PGRI Kudus : Guru Perlu Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Pembelajaran

oleh -257 Dilihat
Ketua PGRI Kudus, Ahadi Setiawan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Ketua PGRI Kabupaten Kudus Ahadi Setiawan mengatakan, inovasi pembelajaran harus dilakukan oleh para guru. Ia menyebut, para guru harus mampu mengisi kekosongan proses pembelajaran yang terjadi akibat pandemi.

“Kekosongan proses pembelajaran yang terjadi selama pandemi harus segera diisi, yakni dengan cara menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka. Inovasi pembelajaran harus terus dilakukan untuk membangun karakter siswa,” ucapnya usai jalan santai peringati HUT PGRI ke 77 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (13/11/2022).

Inovasi dalam pendidikan seringkali dikaitkan dengan penggunaan teknologi dan internet untuk mengakses materi maupun melakukan interaksi pembelajaran.

” inovasi adalah upaya meningkatkan kualitas dan efisiensi melalui berbagai pembaharuan,” kata Wawan sapaan akrab Ahadi Setiawan.

Oleh sebab itu tambah dia, inovasi dalam pendidikan perlu dipahami dan dilakukan bukan hanya pada tatanan cara melalui penggunaan teknologi dan digitalisasi, namun perlu dimulai dari tatanan pola pikir dan perilaku.

“Inovasi perlu dilihat sebagai sebuah upaya untuk mengembangkan kemampuan dalam melihat dan melakuan sesuatu dari perspektif yang berbeda, kritis, kreatif, menarik, dan praktis,” tuturnya.

Dalam hal ini lanjutnya, kreativitas menjadi faktor yang penting untuk dimiliki oleh guru dan kepala sekolah serta orangtua atau pengasuh dalam membangkitkan antusiasme dan efektivitas proses belajar mengajar melalui berbagai cara, dimulai dari apa yang tersedia di sekitar siswa.

Lebih lanjut, dirinya juga menanggapi terkait surat edaran mengenai larangan siswa mengendarai sepeda motor yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus. Pihaknya mengaku mendukung adanya imbauan mengenai larangan siswa mengendarai sepeda motor ke sekolah.

“Kami mendukung program pemerintah tersebut. Kami juga selalu mengimbau kepada anak-anak untuk lebih baik naik transportasi umum atau sepeda. Lalu kami juga menyediakan lahan untuk parkir sepeda,” sebutnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.