Khidmat Pelaksanaan Halal Bihalal dan Pisah Sambut Lurah Mlati Kidul

oleh
Lurah baru dan lurah lama Kelurahan Mlati Kidul saat berhalal bihalal dengan warga dan staf serta perangkat kelurahan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Sebagai salah satu dari 7 Kelurahan di Kudus yang memperoleh lurah baru, pelaksanaan Halal Bihalal yang rutin di laksanakan dalam nuansa Idul Fitri di kelurahan Mlati Kidul Kecamatan Kota,  semalam digelar dengan suasana istimewa, karena pada kegiatan tersebut tak hanya acara saling maaf-memaafkan namun juga dilakukan upacara pisah sambut dari Lurah lama Moerijanto kepada lurah baru Burhanuddin Wedhasaputra.

Sebagaimana diketahui pada 29 Mei 2019 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Kudus telah merotasi kurang 162 pejabat pengawas dan fungsional tertentu di lingkungan pemerintah kabupaten Kudus guna mengisi kekosongan jabatan sekelas eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, termasuk merotasi lurah di 7 Kelurahan di Kudus yang salah satunya adalah Kelurahan Mlati Kidul.

Acara yang di hadiri oleh para ketua  RT dan RW, Sekretaris dan perangkat kelurahan, TP PKK, LPMK, BKM,  Karang Taruna, KST, FKPM, Gapoktan,  tokoh agama serta tokoh masyarakat ini di gelar di Aula Balai Desa Kelurahan Mlati Kidul dengan suasana khidmat serta diselingi dengan hiburan music dari warga.

TRENDING :  Halal Bihalal Di UPT Pendidikan Kec. Gebog Dihadiri Komandan Koramil Gebog

Menurut ketua panitiya Halal bi halal yang juga ketua LPMK Kelurahan Mlati Kidul, Karjoko, meskipun acara Halal bi halal yang digelar malam itu adalah kegiatan rutin warga pada bulan syawal usai Idul Fitri, namun malam ini menjadi terasa lebih istimewa dibanding tahun sebelumnya.

“Karena malam ini juga diisi juga dengan acara pisah sambut lurah lama kepada lurah yang baru, serta penyerahan tanda mata dari sejumlah lembaga di kelurahan kepada lurah lama  yang akan meninggalkan kelurahan ini ke tempat tugasnya yang baru di Kelurahan Panjunan,” kata Karjoko.

TRENDING :  Ribuan Orang Hadiri Halal Bihalal Dengan Bupati dan Wabup Rembang

Dalam kata sambutan sebagai lurah baru, Burhanuddin yang sebelumnya merupakan lurah di Kelurahan Sunggingan Kecamatan Kota Kudus menyampaikan kata perkenalannya, serta memohon dukungan dari seluruh komponen Masyarakat di Kelurahan Mlati Kidul agar bersama-sama memajukan kelurahan.

“Saya tidak aka bisa bekerja dengan baik apabila tidak ada dukungan dan bantuan dari masyarakat, khususnya RW dan RT serta lembaga kemasyarakatan yang lainnya,” ujarnya.

Sejumlah agenda besar telah ada di hadapan, termasuk pengelolaan dana kelurahan yang merupakan tahap pertama pencairan karena nantinya akan dicairkan tiga kali yang dana kelurahan tersebut bisa digunakan untuk pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

“Alokasi dana kelurahan yang diterima Kabupaten Kudus dari Pemerintah Pusat adalah Rp3,18 miliar. Dengan alokasi dana senilai itu, kata dia, masing-masing kelurahan di Kudus akan mendapatkan dana sebesar Rp352,94 juta,” katanya.

TRENDING :  Pedang Pora & Farewell Parade Sambut Kapolres Kudus baru

Sementara itu lurah lama Moerijanto yang akan meninggalkan kelurahan Mlati Kidul dan segera memimpin di pos barunya sebagai Lurah di Kelurahan Panjunan menyampaikan kata perpisahannya.

Moerijanto mengucapkan selamat kepada Lurah baru penggantinya dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada staf dan perangkat kelurahan yang telah banyak membantu tugas-tugas baik yang ringan maupun yang berat, dan juga mohon maaf apabila ada kesalahan selama menjabat sebagai Lurah, sambil menceritakan masa-masa indah dan suka duka saat dirinya menjabat sebagai Lurah di Mlati Kidul.

 “Selama saya bertugas di Kelurahan Mlati Kidul, semua warganya baik, gotong royongnya juga baik dan silaturahmi antar warga juga terjaga dengan baik,” kata dia,

Puncak acara halal bihalal diisi dengan tausyiyah yang di bawakan oleh tokoh agama di Kelurahan dan diakhiri dengan santap malam bersama dan iringan hiburan musik organ tunggal. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :