Kisah Unik di Balik Terbentuknya Pasar Lentog

oleh
ISKNEWS.COM
Sentra Lentog Tanjung di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (05-07-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Berbicara mengenai Desa Tanjungkarang, tentu tidak dapat dilepaskan dari keberadaan lentog tanjung. Makanan yang menjadi menu andalan sarapan pagi masyarakat Kudus ini memang berasal dari Desa Tanjungkarang. Tak heran, jika di Desa tersebut, kini dibuatkan sebuah sentra lentog tanjung atau pasar lentog yang menjadi ikon wisata desa.

Tak banyak yang tahu, pasar lentog yang dibangun pada akhir tahun 2013 ini ternyata menyimpan sebuah kisah yang unik dan menarik. Kisah terbentuknya pasar ini tidak dapat dipisahkan dari musibah banjir yang selalu menghantui masyarakat Tanjungkarang setiap musim penghujan datang.

TRENDING :  Sedekah Bumi Desa Slungkep Arak Gunungan dan Nasi Tumpeng

Kepala Desa Tanjungkarang, Sumarno, meceritakan dahulu, lentog tanjung tidak sepopuler ini. Saat itu, belum banyak warung-warung yang berjualan makanan khas Kudus ini. Pagi-pagi para penjual lentog masih memikul dagangan keliling kampung.

“Saya lupa ditahun berapa, Desa ini mengalami banjir besar. Hampir seluruh daerah di Tanjungkarang terendam air banjir. Sontak, kejadian itu menyita perhatian masyarakat Kudus untuk datang ke lokasi,” kata Sumarno pada Selasa (03-07-2018).

TRENDING :  Sosok Pahlawan Lingkungan yang Sering Terabaikan

Banyaknya kerumunan warga yang datang ke lokasi rupanya tidak disia-siakan para penjual lentog. Kepala Desa Tanjungkarang itupun mengungkapkan para penjual lentog banyak yang memperoleh keuntungan dari musibah tersebut.

“Pada musibah banjir tersebut banyak penjual lentog yang berkumpul dan berjualan di belakang Balai Desa Tanjungkarang. Berjalannya waktu, tempat tersebut kerap digunakan penjual lentog untuk berjualan,” ujarnya.

TRENDING :  Donat Salju Terus Bertahan Melawan Gerusan Zaman

Melihat potensi tersebut, Sumarno, kemudian mengembangkan tempat tersebut sebagai sentra lentog tanjung atau pasar lentog. Hingga kini, sentra lentog ini menjadi sebuah pasar kuliner yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kudus. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :