Lagi Operasi Pekat Ramadan Satpol PP, Amankan 3 Pasangan Mesum di Hotel

oleh -155 kali dibaca
Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kudus, saat berikan arahan dan pembinaan kepada sejumlah pelaku asusila usai diamankan dalam razia hotel (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Lagi razia penyakit masyarakat (pekat) Ramadan yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus menyasar sejumlah hotel di Kudus. Dalam operasi yang dipimpin oleh Kepala Bagian Penegakan Perda, Kusnaini. berhasil mengamankan 3 pasangan mesum di sebuah hotel yang lokasinya tak jauh dari Kantor Satpol PP Kudus yakni Hotel Poroliman Kudus.

Menurut Koesnaini, dalam razia yang hanya dilakukan oleh 4 personel termasuk dirinya itu sebetulnya berhasil memergoki lebih banyak pasangan mesum dari hotel tersebut. Hanya saja pihaknya gagal mengamankan semuanya, karena beberapa pelaku berhasil meloloskan diri.

“Siang ini kami berhasil mengamankan tiga pasangan bukan suami istri yang terjaring operasi,” kata Kusnaeni, Jumat (29/04/2022) siang.

Dari tiga pasangan bukan suami istri tersebut, kata dia, hanya satu laki-laki yang terjaring dan dua orang lainnya melarikan diri.

Akhirnya, lanjut dia, hanya empat orang yang dibawa ke Kantor Satpol PP Kudus, meliputi satu laki-laki dan tiga perempuan.

Dalam melakukan razia pasangan mesum selama Ramadan ini, pihaknya hanya mengajak beberapa personel sehingga ketika ada yang melarikan diri tidak bisa menangkapnya kembali.

“Kami sempat kewalahan saat hendak menangkap pelaku mesum yang melarikan diri. Sementara itu, sepeda motor yang ditinggalkan juga tidak bisa dibawa karena terkunci,” ujarnya.

Empat orang yang diamankan, ketika ditanya surat nikah, ternyata tidak bisa menunjukkan. Mereka akhirnya diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Pemilik hotel juga kami imbau agar tidak menerima tamu yang bukan pasangan suami istri sah, terlebih saat ini bulan Ramadan. Untuk memberikan efek jera, mereka diminta membuat surat pernyataan yang nanti mengetahui kepala desa dan RT,” ujarnya.

Ke empat pelaku yang diamankan oleh Satpol PP selanjutkan diberi pembinaan dan diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya.

“Mereka saya minta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dengan menanda tangani surat pernyataan yang dia buat sendiri diatas materai,” ujar Kusnaeni. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.