Meriah, IGRA Kudus Sambut Hari Kartini Melalui Gebyar AKIRA Se Kabupaten Kudus

oleh -807 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Ribuan murid dari 115 raudlatul athfal (RA) se-Kabupaten Kudus atau setingkat taman kanak-kanak (TK) hari ini mengikuti Gebyar Ajang Kreativitas Anak Raudlatul Athfal (Akira) yang digelar pimpinan daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) di Alun-alun simpang tujuh Kudus, Sabtu (22/4/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Kudus yang diwakil Kadisdikpora Joko Susilo, Kepala Kankemenag Kabupaten Kudus Noor Badi, H Su’udi Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kudus, dan segenap guru RA Se-Kabupaten Kudus.

Sebelum pelaksanaan lomba dimulai, pengunjung yang dilokasi dihibur dan dibuat terpukau oleh penampilan Konser Drumband adik-adik dari 19 RA di Kudus.

Siti Alimah, ketua IGRA Kudus saat memberikan sambutan waktu acara pembukaan

Siti Alimah, ketua IGRA Kudus mengatakan, Gebyar Akira digelar setiap tahunnya dalam rangka memperingati Hari Kartini, untuk tahun ini dilaksanakan beda dari tahun sebelumnya, karena mengingat tempatnya yang berada di jantung kota Kudus.

“Jika tahun sebelumnya pada acara yang sama diadakan lomba Lari, Puzzle, finger painting, lomba adzan, lagu, tahfidz, menata puzzle, dan lainnya, maka untuk tahun ini cukup diadakan 3 lomba, di antaranya lomba fashion show, lomba menari, dan lomba mewarnai gambar.” Jelasnya

Pertama, lomba mewarnai gambar dengan tema kartini Kudus diikuti 115 RA, masing-masing perwakilan dari sekolah mengirimkan 115 putra dan 115 putri. Kedua, Lomba Fashion Show yang diikuti 9 pasang putra-putri dari perwakilan 9 kecamatan yang ada di kabupaten Kudus. Lomba terakhir (ketiga), diadakan lomba Gerak dan lagu yang diikuti 9 team dari kecamatan, yang masing masing team terdiri dari 6 anak.

Khusus peserta lomba Fashion show dan gerak lagu merupakan juara dari masing masing kecamatan, yang sebelumnya diperlombakan antar RA di wilayah kecamatan. “Nantinya akan diambil juara 1, 2 , 3 dan harapan 1, 2, 3 di masing masing lomba,” Imbuhnya

Dirinya menambahkan, Lomba tersebut selain mengasah kreativitas anak usia dini tingkat RA, juga meningkatkan kualitas, dan keberanian anak didik supaya lebih percaya diri, dan mempunyai jiwa kemandirian, serta mengembangkan seni dan budaya daerah yang makin banyak ditinggalkan masyarakat. “Di sisi lain juga belajar bersosialisasi mengenal lingkungan-nya,” Imbuh Siti Alimah saat ditemui isknews.com di sela-sela acara, (22/4/2017).

“Juri berkompeten dibidangnya kita datangkan, lomba mewarnai diambil kan guru dari SMPN 1 Kudus dkk, dan untuk fashion show dan gerak juri nya jadi satu, 3 orang, diambilkan pelatih tari yang handal.” Ungkapnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.