Musim Kemarau, Enam Daerah di Kudus Rawan Krisis Air Bersih

oleh -226 Dilihat
Tandon air bersih yang disediakan oleh BPBD Kudus, Selasa (24--07-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Memasuki musim kemarau, krisis air bersih menjadi permasalahan yang kerap menerpa masyarakat. Di Kudus terdapat daerah yang dinyatakan rawan dengan permasalahan krisis air bersih. Daerah itu adalah Kecamatan Gebog, Kecamatan Dawe, Kecamatan Jekulo, Kecamatan Mejobo, Kecamatan Undaan, dan Kecamatan Kaliwungu.

Memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan jatuh pada bulan Agustus mendatang, Kepala BPBD Kudus Bergas Catursari, mengungkapkan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan mengenai permasalahan krisis air bersih.

“Hingga kini, kami belum menerima laporan dari warga yang mengalami krisis air bersih. Padahal ini sudah mendekati puncak musim kemarau,” ujarnya, Selasa (24-07-2018).

Bergas Catursari mengatakan pihaknya telah menyiapkan 280 tangki air bersih untuk mengantisipasi krisis air bersih di Kudus, utamanya ada daerah rawan. Seperti Kecamatan Kaliwungu yang sebagian besar Desanya rawan mengalami krisis air bersih.

“Di Kaliwungu ada enam Desa yang rawan krisis air bersih yakni Papriangan Banget, Sidorekso, Kedungdowo, Blimbing Kidul, dan Setrokalangan,” paparnya.

Kepala BPD Kudus ini menegaskan kriteria daerah yang mengalami krisis air bersih bilamana ada daerah yang tersebut terdapat air yang banyak. Namun air tersebut tidak layak digunakan untuk dikonsumsi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jika ada kondisi seperti itu, daerah tersebut dapat dikategorikan sebagai krisis air bersih. Alhamdulillah, hingga saat ini Kudus masih aman dari krisis air bersih,” tegasnya. (NNC/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.