PT Pura Bantah Warna Hitam Pekat dan Berbau Air Banjir Tanggulangin Berasal dari Limbahnya

oleh -527 kali dibaca
Petugas Laboratorium lingkungan yang dihadirkan oleh Dinas PKPLH untuk mengetahui jenis limbah di kawasan banjir Tanggulangin Jati Kudus (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Dituding warga dan netizen di dunia maya sebagai penyebab hitam, pekat dan berbau tak sedap air banjir di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kudus yang diduga akibat tercemar limbah pabrik.

Pabrik yang posisinya paling dekat dengan kawasan banjir Tanggulangin, PT Pura Group dengan tegas membantah jika limbah tersebut berasal dari pihaknya.

General Manager Human Resources and General Affair PT Pura Group, Agung Subani melalui Humas Noor Faiz dengan tegas membantah jika limbah perusahaannya mencemari permukiman warga Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati.

“Sudah dicek dari dinas itu (air limbahnya) dan sudah diklarifikasi limbah Pura tidak ada yang mengalir ke selokan,” ujarnya, Kamis, (04/02/2021).

Lebih lanjut, Faiz menegaskan limbah perusahaannya dialirkan menggunakan pipa-pipa langsung ke Sungai Wulan. Jika limbah tersebut berasal dari PT Pura, pastinya lingkungan sekitar perusahaan lebih parah kondisinya.

Senada secara terpisah, Kasi Pembinaan dan Pengawasan Dinas PKPLH Kudus, Rikho Mahardika Gautama mengatakan pada Rabu, 3 Februari 2021 pihaknya telah melakukan pengambilan sampel air limbah yang mencemari permukiman warga Dukuh Tanggulangin.

Sampel air limbah itu akan diuji kadar pH, BOD, COD, DHL, TSS, Mangan, logam, berat dan coliform.

“Total Coliform dan Fecal Coli juga kami ujikan untuk mengetahui apakah warna hitam disebabkan oleh aktivitas bakteri yang berasal dari septictank warga yang tergenang banjir,” kata dia.

Sedangkan hasil uji laboratorium hasilnya nanti akan keluar sekitar dua minggu lagi,

“Pengambilan sampling limbah juga ada yang di TKP sesuai permintaan warga,” tuturnya.

Namun menurutnya, pihaknya juga telah menelusuri pipa Ipal PT Pura, dari UPL sampai sungai Wulan.

“Tidak ada pipa yang bocor dan warna air kecoklatan, pipanya tertanam didalam tanah,” kata dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.