Rampung, 11 Proyek Pengadaan Langsung Pembangunan Saluran Drainase di Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – 11 proyek drainase di Kabupaten Kudus yang melalui pengadaan langsung (PL) yakni drainase jalan Dawe-Soco, Jalan Panjang-Peganjaran, Jalan Panjang-Karangsambung, Jalan Karangbener-Dau, Jalan Hadiwarno-Golantepus, Jalan Ganesha I, Jalan Klaling-Pladen, Jalan Hadipolo-Tanjungrejo, Jalan Winong-Getasrabi, dan Jalan Pedawang-Dersalam kini telah rampung.

Kesebelas kegiatan tersebut kini fase berikutnya adalah tinggal pencairan dana dan pemeliharaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ilustrasi pembangunan saluran drainease di Kudus (Foto: YM)

Bimo Sekti Bagus Tohari, Kasi Binamarga Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kudus, menyatakan bahwa pengerjaan sebelas proyek itu selesai tepat waktu. Sebelumnya, pihaknya mengatakan proyek-proyek ini akan selesai sebelum pertengahan November.

TRENDING :  Sukari,” Semua Terlibat Memasarkan dan Kami Siap Penuhi Kebutuhan Customer “

Menurut Bimo, saat ini semua proyek tersebut sudah selesai. Dan sudah bisa dicairkan dananya.

“Sebelas proyek tersebut masuk dalam proyek pengadaan langsung lantaran nilai proyeknya tidak melebihi Rp 200 juta. Untuk itu, Dinas PUPR tidak memerlukan proses lelang atau tender,” katanya, Senin (11/11/2019).

TRENDING :  Pemprov dan Pemkab Rembang Satu Langkah Tanggulangi Kemiskinan Kotak Masuk

Untuk memastikan proyek-proyek tersebut benar-benar berkualitas. Pihak Dinas PUPR akan melakukan masa pengawasan dan perawatan setidaknya selama enam bulan pertama. Pada masa ini, jika terjadi kerusakan, kecuali disengaja atau terkena bencana, maka pihak penggarap akan bertanggung jawab dengan segala hal yang terjadi.

”Selama enam bulan pertama akan kami berlakukan semacam sistem garansi. Juga akan kami awasi dengan intens,” ujarnya.

TRENDING :  Telan Sekitar Rp 25 M Lebih Proyek Peningkatan dan Rehabilitasi 25 Ruas Jalan

Bimo menyebutkan, berdasarkan material yang digunakan, jika tidak terjadi bencana atau pengerusakan dengan sengaja, drainase-drainase tersebut diprediksi bakal tetap kuat hingga sepuluh tahun ke depan.
Kendati demikian, umur drainase-drainase itu akan mampu melebihi sepuluh tahun jika masyarakat setempat mau merawatnya dengan baik.

Antara lain dengan tidak membuang limbah atau sampah yang sulit terurai. Atau sampah-sampah yang dapat menjadi penyumbat saluran air tersebut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :