Rehabilitasi Jalan Proliman Tanjungkarang–Lambangan Dimulai, Anggaran Capai Rp7,7 M

oleh -170 Dilihat
Alat berat mulai dikerahkan untuk membongkar jalan rusak di ruas Proliman Tanjungkarang–Desa Lambangan, Kecamatan Undaan, Kudus, Selasa (29/7/2025). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Proyek rehabilitasi jalan sepanjang Proliman Tanjungkarang hingga Desa Lambangan, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, mulai dikerjakan. Pekerjaan ini menandai dimulainya perbaikan jalan rusak parah di jalur utama penghubung Kudus–Purwodadi, dengan anggaran sebesar Rp7,7 miliar dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.

Pantauan di lapangan, alat berat seperti attachment breaker hydraulic dan excavator telah diturunkan untuk mempercepat proses pembongkaran jalan yang rusak, khususnya di wilayah Desa Undaan Lor.

Koordinator Lapangan DPU Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Budi Utomo, menjelaskan bahwa proyek ini menyasar titik-titik yang mengalami kerusakan parah. Total panjang perbaikan mencapai 2.418 meter, dengan target 403 segmen perbaikan—masing-masing sepanjang 6 meter.

“Jadi untuk perbaikan ini kita fokuskan pada jalan yang mengalami kerusakan parah. Kita ambil segmen-segmen terburuk,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Selama proses berlangsung, pihaknya memberlakukan sistem buka-tutup jalur guna mengurai kemacetan karena jalan tersebut merupakan akses vital antar kabupaten.

Meski demikian, pekerjaan masih terkendala oleh kekurangan armada pengangkut material beton bekas. Hal ini berdampak pada penumpukan material di lapangan.

“Kita sudah tegur ke pelaksana agar menambah armada. Karena kekurangan ini membuat pekerjaan belum maksimal,” tambah Budi.

Sementara itu, Romy Agung selaku konsultan dari CV Manggala Karya Bangun Sarana menambahkan bahwa rehabilitasi dimulai dengan pembongkaran pondasi agregat yang rusak sebelum dilakukan pengecoran ulang.

“Pekerjaan utama adalah mengganti struktur jalan yang rusak total. Fokus titiknya mulai dari lampu merah Tanjungkarang sampai Desa Lambangan,” jelasnya.

Pekerjaan ditargetkan rampung dalam 180 hari kalender, terhitung sejak 20 Juni hingga 16 Desember 2025.

Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan kondisi jalan semakin baik dan dapat menunjang kelancaran mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Kudus–Grobogan. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :