Kudus, ISKNEWS.COM – Tugu Rintisan Desa Wisata yang terletak di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, kini kondisinya tidak terawat. Bahkan, area di sekeliling tugu yang letaknya di tepi jalan Lingkar Timur itu, dipenuhi dengan semak belukar yang tumbuh liar, sehingga menutupi tulisan tugu wisata.
Tugu Wisata itu dibangun oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, pada TA 2016 lalu. Hingga saat ini, pengelolaan dan perawatannya masih menjadi kewenangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.
Kepala Desa Jepang, Indarto, saat dihubungi isknews.com, Selasa (23-01-2018) membenarkan hal itu. Menurut dia, meskipun secara kewenangan masih oleh Disbudpar, namun karena tugu wisata itu ada di desanya, Pemerintahan Desa (Pemdes) Jepang tidak akan membiarkan tugu itu terabaikan.
“Kami, warga masyarakat Desa Jepang akan melakan kerja bakti, membersihkan rumput liar dan semak-semak yang merimbun di sekitar tugu wisata itu. Rencananya kegiatan itu akan dilakukan Ahad pekan depan,” tegasnya.
Dia selanjutnya mengungkapkan, jika suatu saat Disbudpar menyerahkan pengelolaan tugu wisata itu kepada desanya, Pemdes Jepang akan siap menerima dan melaksanakannya.
“Kalau memang pengelolaan dan perawatan diserahkan kepada kami, desa siap menganggarkan. Namun hal itu harus dibicarakan dalam rembug desa,” terangnya. (DM/AM)










