Tender Tuntas, Arpusda Kudus Siap Bangun Gedung Perpustakaan di Lahan 1.300 Meter

oleh -212 Dilihat
Foto: istimewa

Kudus, isknews.com – Setelah melalui serangkaian proses panjang, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus resmi menyelesaikan tender pembangunan gedung baru perpustakaan. Dengan tuntasnya proses lelang dan berakhirnya masa sanggah tanpa keberatan, proyek yang akan berdiri di atas lahan seluas 1.300 meter persegi di kawasan Balai Jagong Kudus itu siap memasuki tahap pelaksanaan.

Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pembangunan gedung layanan perpustakaan umum ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp9,85 miliar dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp9.849.973.758. Dari sekitar 130 peserta yang mengikuti tender, CV. Mawar Merah asal Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, berhasil memenangkan proyek dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp8,429 miliar.

Sekretaris Dinas Arpusda Kudus, Indriatmoko, membenarkan bahwa seluruh tahapan lelang telah berjalan lancar dan tidak ada peserta yang mengajukan sanggahan hingga batas akhir pada Senin, 30 Juni 2025 pukul 14.00 WIB.

“Selanjutnya tinggal penandatanganan kontrak dan penentuan waktu pelaksanaan pembangunan gedung,” jelas Indriatmoko yang akrab disapa Moko.

Proyek pembangunan gedung ini didanai melalui dana hibah dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) sebesar Rp10,65 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat tahun anggaran 2025. Bantuan tersebut telah diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perpusnas RI, Aminuddin Aziz, pada 30 November 2024 di Pendapa Kabupaten Kudus.

Lahan seluas 1.300 meter persegi yang dipersiapkan untuk pembangunan gedung terletak di wilayah Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, tepatnya dalam kawasan Balai Jagong Kudus. Sebagai langkah awal, Arpusda telah melakukan proses pengurugan tanah sebagai persiapan sebelum pembangunan dimulai.

Gedung baru ini diharapkan dapat menjadi pusat literasi yang lebih representatif, tidak hanya dalam menyediakan layanan baca, tetapi juga dalam mendukung berbagai aktivitas literasi digital dan informasi publik.

“Kami ingin menghadirkan fasilitas perpustakaan yang modern, ramah anak, dan inklusif untuk semua kalangan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan budaya literasi di Kudus,” tambah Moko.

Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan lokasi yang strategis, kehadiran gedung baru Perpustakaan Daerah Kudus ini diharapkan mampu menjadi ruang belajar, berkegiatan, dan bertukar ide yang nyaman bagi seluruh masyarakat Kudus. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :