Terkutuk! Selain Perhiasan Senilai Ratusan Juta, Perampok Di Peganjaran Juga Gondol Uang Kas Musalla

oleh -440 Dilihat
oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Peristiwa perampokan yang menimpa pasangan suami istri pengusaha jual beli mobil bekas, Afrodzi (51) dan Masroh (47), warga Dukuh Jati Sari, Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Senin (20/11/2017), menggemparkan warga Kudus di awal pekan ini.

Bagaimana tidak, selain membuat korban mengalami luka serius akibat pukulan benda tumpul, para perampok yang berjumlah empat orang dan menggunakan penutup wajah, ternyata juga mengambil uang kas musalla sekira Rp 2 juta.

“Perampok berhasil membawa kabur perhiasan senilai kurang lebih Rp 100 juta, sebuah handphone, BPKB dan uang kas musalla Nurul Huda berkisar Rp 2 juta,” cerita Afrodzi kepada awak media di kediamannya.

Diceritakan Afrodzi saat peristiwa terjadi dirinya bersama istri sedang tidur di kamar. Kemudian pada pukul 01.30 – 02.30 dini hari, perampok masuk rumah dengan cara mencongkel jendela.

Afrodzi mengugkapkan, biasanya pada jam 02.00 WIB dirinya memang bangun. Tapi tidak menyangka kalau kali ini ada perampok menyatroni kediamannya. Diceritakannya, perampok berjumlah empat orang dengan memakai penutup wajah.

Perampok, lanjutnya, membawa senjata tajam, palu, dan senjata api. Belum diketahui apakah itu senjata api sungguhan atau mainan. Namun, dengan senjata itu para perampok menggunakan untuk mengancam korban.

Seluruh isi rumah berantakan diacak-acak perampok. Termasuk ruang dapur tak luput dari keganasan para perampok. Beruntung nyawa korban masih selamat. Afrodzi menderita luka lebam di beberapa bagian tubuh, sedangkan istrinya dirawat di RSU Mardi Rahayu Kudus karena menderita luka serius di bagian kepala.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning yang ditemui sejumlah awak media di Mapolres Kudus menyampaikan, pihaknya sudah membentuk tim untuk memburu dan menangkap para pelaku.

Saat ini Satreskrim masih mendalami dan mencari petunjuk dari olah tempat kejadian perkara, serta meminta keterangan dari korban dan saksi.

Mantan Kapolres Grobogan ini meminta masyarakat tetap tenang, agar Kudus tetap kondusif. Tidak perlu panik, semua sudah dalam penanganan pihak berwajib.

Tak hanya itu, Gurning juga mengimbau kepada masyarakat agar kembali menggiatkan Siskamling. Di mana hak itu dapat meminimalisir tindak kejahatan di desa, khususnya di daerah rawan kejahatan.

“Rumah korban ini kan cukup jauh dari keramaian, jika ada Siskamling bisa jadi menekan kemungkinan perampokan semacam ini,” tandasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.