Waspada! Modus Penipuan Jual Beli Emas Marak, Satgas PASTI OJK Imbau Cek Sebelum Transfer

oleh -3 Dilihat
Foto: Dok. OJK

Peristiwa, isknews.com – Modus penipuan digital kembali marak, kali ini menyasar transaksi jual beli emas atau logam mulia. Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik impersonasi yang semakin canggih.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari situs resmi SIPASTI OJK, pelaku penipuan kini kerap membuat website palsu yang sekilas tampak resmi. Tampilan dibuat menyerupai situs asli, lengkap dengan desain meyakinkan serta penawaran harga yang lebih murah dari pasaran.

Namun, justru di situlah letak bahayanya. Masyarakat yang tergiur harga rendah tanpa melakukan pengecekan mendalam berpotensi menjadi korban penipuan.

“Ini merupakan salah satu modus impersonasi yang semakin marak, termasuk dalam penjualan emas atau logam mulia. Pelaku hanya membutuhkan kelengahan korban, seperti salah klik atau langsung percaya, lalu melakukan transfer,” demikian imbauan Satgas PASTI OJK.

Satgas PASTI menekankan pentingnya kehati-hatian sebelum melakukan transaksi, khususnya di platform digital. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan keaslian website dan tidak mudah tergiur dengan harga yang tidak masuk akal.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain dengan mengecek alamat situs secara teliti, memastikan transaksi hanya dilakukan melalui kanal resmi, serta menghindari tawaran yang terlalu menggiurkan.

“Kalau ragu, jangan dilanjutkan. Lebih baik melakukan pengecekan terlebih dahulu daripada menyesal di kemudian hari,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi penipuan melalui kanal resmi pengaduan OJK. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah semakin banyaknya korban dari modus serupa.

Satgas PASTI OJK pun terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terjebak dalam penipuan digital. Prinsip sederhana seperti “cek dulu sebelum transfer” menjadi kunci utama agar terhindar dari kerugian.

Dengan semakin berkembangnya teknologi, masyarakat diharapkan semakin cermat dalam bertransaksi, serta selalu memastikan keamanan sebelum melakukan pembayaran, khususnya dalam pembelian emas secara online. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :