Antisipasi Banjir, PUPR Kudus Bangun Drainase Baru di Jalan Kudus-Kaliwungu

oleh -477 Dilihat
Pembangunan saluran drainase baru sepanjang 589 di Jalan Kudus-Kaliwungu, sedang dalam proses pengerjaan, Kamis (28/08/2025) (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Menjelang musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mulai membangun saluran drainase baru di Jalan Kudus-Kaliwungu, tepatnya dari perempatan Jember ke arah barat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir dan mengurangi genangan air yang kerap muncul di kawasan tersebut.

Plt Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan pembangunan drainase ini akan dilakukan sepanjang 589 meter dengan konstruksi campuran u-ditch beton, beton cor bertulang, dan backyard. Hingga Kamis (28/8/2025), progres pekerjaan tercatat baru mencapai 2,8 persen.

“Selain drainase, kami juga membangun trotoar sepanjang 100 meter. Tujuannya demi keamanan pejalan kaki sekaligus memperindah tata kota,” ujar Harry saat meninjau langsung pekerjaan.

Proyek tersebut menelan anggaran senilai Rp3,3 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Kudus tahun anggaran 2025. Menurut Harry, pembangunan drainase di Jalan Kudus-Kaliwungu melanjutkan program serupa yang sudah dikerjakan di Jalan KH Asnawi dan Jalan Sunan Kudus.

Harry menambahkan, pengerjaan dimulai sejak 7 Agustus 2025 dengan kontrak 120 hari kalender oleh penyedia jasa CV Cinta Damai. Pihaknya menargetkan pekerjaan rampung sebelum musim penghujan tiba. “Kalau bisa dipercepat, November sudah selesai. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi khawatir genangan di akhir tahun,” jelasnya.

Menurut perhitungan Dinas PUPR, drainase baru ini dapat mengurangi potensi genangan air di sekitar perempatan Jember hingga 15–20 persen. “Meski belum maksimal, ini langkah awal untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan jalan utama Kudus-Kaliwungu,” imbuhnya.

Tak hanya drainase, PUPR Kudus juga berencana merapikan bahu jalan agar tidak ditumbuhi rumput liar, sekaligus memasang inlet dengan baik supaya air bisa mengalir lancar. Harry juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan, yang dapat memicu tersumbatnya aliran.

“Tahun ini ada beberapa proyek drainase strategis lain, yakni di Jalan KH Subchan ZE, Jalan Mlati-Gulang, Jalan Mayor Kusmanto, dan Jalan Pedawang-Dersalam. Semua ini bagian dari upaya menuntaskan masalah banjir di Kudus secara bertahap,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.