Cekcok, Seorang Suami di Klumpit Tega Bakar Isteri dan Anaknya

oleh -657 kali dibaca
Petugas INAFIS Polres Kudus saat sedang melakukan olah TKP dir rumah korban pembakaran oleh suaminya (Foto: YM)

Kudus, isknews,com – Warga Dukuh Ngaringan, Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, dibuat geger setelah mengetahui seorang pria di Desa tersebut tega membakar istri dan bayinya yang baru berusia 1,5 bulan.

Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh kakak kandung korban Edi Kusmanto (38), ia bersama ibunya langsung mendatangi adiknya yang tinggal bersebelahan dengan rumahnya.

Edi Kusmanto (38) menuturkan kejadian itu terjadi pukul 08.30 WIB pagi . Dia sempat mendengar adiknya berteriak minta tolong.

“Saat itu saya sedang berada diluar rumah, begitu mendengar ibu berteriak ada yang terbakar dari dalam rumah, dan teriakan minta tolong. Saya langsung mendobrak pintu kamar yang dalam kondisi dikunci dari dalam,” terangnya, Sabtu (16/04/2022).

Dilanjutkannya, setelah berhasil terbuka, Edi melihat adik dan suaminya, serta bayinya dalam kondisi badannya sudah hangus dan melepuh akibat terbakar.

“Semua dalam kondisi terbakar termasuk adik perempuannya saya yang sudah dalam kondisi parah, dan suaminya juga tubuhnya melepuh. Bahkan saya melihat bayinya sudah hangus menghitam, kemungkinan sudah meninggal. Saya sampai tidak tega melihatnya,” ujar Edi saat ditemui media di lokasi.

Edi menyebut adik dan suaminya itu sudah pisah ranjang sekitar setengah tahun lalu. Keduanya bahkan kini sudah tinggal terpisah. Namun meski begitu, kata dia, suaminya sering beberapa kali mengunjungi rumah itu untuk menengok anaknya.

“Memang sebelumnya saya sempat mendengar cekcok antara keduanya. Awalnya tidak ada apa-apa. Ya itu kan tidak mau ikut campur soal itu, tadi kan ngobrol biasa kan punya masalah. Mereka sudah pisah ranjang,” jelas dia.

“Suaminya di rumah pekerjaan buruh di proyek bekerja di Kudus. Tadi pagi ke sini terus ada kejadian ini,” ungkap dia.

Pantauan di lokasi, sekeliling rumah korban sudah digaris polisi. Polisi pun melakukan olah tempat kejadian perkara. Sebuah kasur yang berada didalam kamar dikeluarkan oleh petugas dalam kondisi masih berasap;

Kapolsek Gebog AKP Fatah yang ditemui di TKP mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan lebih dalam.

“Ibu sama anak dirawat di RSI Sunan Kudus, terlapor ayah sendiri yang membakar dan saat ini sedang dirawat di RSUD karena juga badannya terbakar. Sedangkan bayinya tak tertolong dan meninggal,” jelas Kapolsek Gebog, AKP Fatah kepada wartawan ditemui di lokasi, Sabtu (16/04/2022).

Pelaku bernama AS (30), lalu istrinya bernama S(20), dan bayi mereka Muhammad Syarif Abdullah yang masih berusia 1,5 bulan. Fatah mengatakan polisi masih mendalami kejadian naas tersebut.

“Semuanya masih kita dalami, termasuk motif AS membakar isteri dan anaknya semuanya masih dalam penanganan polisi,” terang dia.

Namun sejumlah kerabat korban yang ada di lokasi menyebut bahwa, peristiwa terbakarnya 3 orang tersebut diduga akibat dibakar oleh pihak suaminya dan suami diduga juga ikut membakar diri untuk mengakhiri hidupnya namun gagal. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.