Kudus, isknews.com – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah serius menjadikan wilayahnya sebagai paku bumi pendidikan di Indonesia, salah satu diantaranya dengan keikutsertaan warganya turut andil mengikuti event dan kegiatan prestasi ditingkat Nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Joko Susilo melalui Kabid Kepemudaan Minan mengatakan, Paskibraka Nasional perwakilan dari Jawa Tengah tahun ini diwakili dua pelajar menengah atas terbaiknya, dialah Muhammad Afif Baihaqi dari SMAN 1 Semarang, dan Dienaar Rarastiti Widyaningrum asal SMAN 1 Kudus.
Dikatakan, Keduanya akan menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas di Istana Negara Jakarta pada upacara detik-detik peringatan HUT RI ke-72 pada tanggal 17 Agustus 2017.
Sebelumnya, mereka akan mengikuti karantina sampai menjelang perayaan HUT RI ke-72 tahun ini, Rencananya, Lokasi latihan yang akan digunakan adalah Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim) dengan total latihan selama tiga minggu atau 24 hari.

Sebelum terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional, lanjut Minan, keduanya telah menyisihkan peserta lainnya dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Mereka berdua harus melewati berbagai macam uji tes kemampuan, diantaranya materi fisik, wawancara, Bela Negara, PBB. Sedangkan kemampuan akademis yakni kecakapan bahasa Inggris, pengetahuan umum, akhlak, wawasan kebangsaan.
Selain itu masing-masing peserta juga menampilkan minat dan bakatnya, “Adapun Raras, siswi berprestasi kelas Akselerasi 11 MIPA 10 SMAN 1 Kudus itu menampilkan tarian khas Kudus, Tari kretek,” jelas Minan.
Pada tanggal 24 Juli 2017 nanti, dirinya bersama Freddi teman satu sekolah (yang lolos untuk mengikuti Paskibraka di tingkat propinsi) akan menuju Semarang.

Selanjutnya Raras di tanggal 25 Juli 2017, langsung bertolak menuju Jakarta bersama Muhammad Afif Baihaqi dari SMAN 1 Semarang untuk bergabung bersama teman-teman dari seluruh Indonesia.
Minan mengharapkan mereka dapat berlatih dan mengikuti karantina dengan baik agar dapat masuk dalam pasukan inti. Karena ia yakin pasangan putra dan putri itu adalah perwakilan terbaik dari Jawa Tengah yang benar-benar pilihan.
Terpisah, Raras pemilik postur tubuh ideal dengan tinggi badan 169 cm dan berat badan 60,3 kg itu mengaku sangat senang bisa mewakili Jawa Tengah. “Saya dan orangtua tidak menyangka Jika bisa lolos di tingkat Nasional,” katanya saat ditemui Isknews.com di Dinas Dikpora Kudus Jum’at (21/7/2017).
Menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) sangat diimpikan bagi semua orang, namun sayangnya untuk mewujudkannya bukan sembarangan orang. “Saya bersyukur telah terpilih, dan impian saya adalah bisa menjadi pembawa baki bendera sang saka merah putih untuk diberikan langsung dan ketemu Presiden RI Joko Widodo,” Harapnya
Dirinya saat ini sedang mempersiapkan diri untuk semuanya, baik fisik, mental dan juga kesehatan yang harus dijaga supaya saat dikarantina tampil prima. Terakhir, Raras memohon doa restu kepada pembaca isknews.com khususnya masyarakat Kudus supaya diberikan yang terbaik. (AJ)











