Ekspresi Pemilu Sukses Dalam Sapuan Kuas Seniman Mural

oleh
Miftahul falah salah satu peserta mural dari Demak, saat menjelaskan deskripsi dari lukisan karyanya (foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dalam rangka sukses Pemilu 209, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus bersama sejumlah seniman mural dari berbagai komunitas pelukis mural dan street art menggelar kegiatan pembuatan mural bertemakan kawal pemilu di halaman parkir GOR Bung Karno, Wergu Wetan, Kudus, Minggu (17/02/2019).

Acara di  buka oleh coordinator Divisi Hukam, Data dan Informasi Bawaslu Kudus Bahrudin, para seniman lukis tembok jalanan ini mensosialisasikan partisipasif pengawasan pemilu 2019 melalui mural.

“Teman-teman komunitas mural ini akan melukis sebuah lukisam diatas papan trip;eks pengganti tembok yang bertemakan kawal pemilu, stop money politik, hoax, isu sara dan ujaran kebncian.” Jelas dia, Minggu (09/02/2019).

TRENDING :  Sukses Gelar Pesta Demokrasi, KPU Kudus Lakukan Evaluasi Fasilitasi Pemilu 2019

Tak hanya seniman mural dari Kudus, terlihat para peserta mural juga datang dari Kabupaten Jepara dan Demak, mereka dengan seksama melukis mural.

Ketua Bawaslu Kudus Moh Wahibul Minan yang ditemui di arena acara, mengatakan, Bawaslu Kudus menggelar kegiatan mural mengawal pemilu 2019. Dalam kegiatan tersebut ada sebanyak 34 peserta.

Ketua Bawaslu Kudus. Wahibul Minan menyaksikan sejumlah seniman mural mendemonstrasikan kepiawaiannya menggoreskan kuas di atas papan tripleks (Foto: YM)

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mwmberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pesan moral pemilu 2019, agar pesan yang disampaikan pada lukisan-lukisan  itu nantinya bisa di lihat masyarakat dan terwujudnya pemilu yang demokratis dan transparan serta berperilaku jujur,” katanya, Minggu (09/02/2019).

TRENDING :  Genjot Peran Pengawasan Partisipatif Masyarakat Melalui Rangkaian Sosialisasi

Dengan begitu, diharapkan adanya kegiatan ini bisa menjadi pesan positif kepada masyarakat..

“Harapan kami, kini kita sudah mendekati pemilu, dengan adanya mural bisa menjadi pesan posotif kepada masyarakat,” ujarnya.

Wahibul sapaan akrabnya, kegiatan tersebut tidak hanya berhenti disini saja. Melainkan juga kedepan akan mengandeng pihak-pihak lain. Seperti masyarakat umum, komunitas, hingga wartawan. Bawaslu mengajak untuk melakukan pengawasan partisipatif terhadap jalannya pemilu 2019.

“Sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 di Kudus ini bisa aman, lancar, dan damai, hasil kreatifitas temen-teman ini nantinya akan kami pamerkan pada kegiatan pergelaran seni ketopoprak yang akan kami adakan pada,16 maret 2019,” terangnya.

TRENDING :  Lima Anggota Bawaslu Kudus 2018-2023 Resmi Dilantik Di Jakarta

Kegiatan dilnjutkan dengan bagi2 striker kepada masyarakat tujuan supaya masyarakat ikut berpartisipasi kawal pemilu

Sementara itu, Miftahul falah salah satu peserta mural mengatakan, antusias mengikuti kegiatan tersebut. Pada kegiatan tersebut ia menggambark sebuah mangkok. Diceritanya dia, dimangkok tersebut terdapat berbagai macam hidangan bisa disajikan.

“Ceritanya mangkok itu ada segala macam, misalnya ada sara,hokas, ujaran kebencian, politik uang. Itu dikonsumi sendiri, dan pikirannya buyar. Tidak kemauannya sendiri. Untuk itu kami harapkan untuk memilih dengan hati nurani tidak hanya disogok ataupun yang lain,” jelasnya.(YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :