Jembatan Armco Pedawang Diresmikan, Buka Akses Perkebunan dan Tempat Ibadah Warga

oleh -347 Dilihat
Peresmian Jembatan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, Kapolres Kudus, Camat Bae, serta Kepala Desa Pedawang. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Akses penghubung warga di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, kini semakin lancar setelah Jembatan Pedawang yang dikenal sebagai Jembatan Merah Putih resmi dioperasikan pada Senin (16/3/2026).

Jembatan dengan konstruksi armco tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi warga sekitar.

Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, Kapolres Kudus, Camat Bae, serta Kepala Desa Pedawang.

Jembatan tersebut dibangun melalui dukungan pemerintah pusat dan dikerjakan oleh jajaran Kodim 0722/Kudus dengan melibatkan masyarakat setempat. Proses pembangunannya tergolong cepat karena diselesaikan kurang dari satu bulan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan jembatan yang dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Alhamdulillah hari ini kita resmikan Jembatan Pedawang atau Jembatan Merah Putih bersama jajaran Kodim, Polres, camat dan kepala desa. Pembangunannya sangat cepat, tidak sampai satu bulan sudah selesai dengan konstruksi yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan konstruksi armco merupakan solusi efektif untuk pembangunan jembatan di daerah yang membutuhkan akses cepat, khususnya wilayah dengan kondisi geografis tertentu.

pembangunan Jembatan Pedawang yang menggunakan konstruksi armco. (Foto: YM)

Jembatan armco ini secara teknik sipil memang sangat tepat untuk daerah yang membutuhkan akses cepat, terutama wilayah yang sebelumnya sulit terhubung,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan jembatan tersebut memiliki dampak besar bagi masyarakat karena menghubungkan dua wilayah yang sebelumnya terpisah oleh aliran sungai.

Tujuan utama pembangunan jembatan tentu untuk menghubungkan akses jalan yang sebelumnya terpisah. Dengan adanya jembatan ini, interaksi masyarakat menjadi lebih mudah, baik untuk ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial,” jelasnya.

Menurutnya, akses yang semakin mudah juga akan berdampak pada pertumbuhan wilayah serta peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.

Kalau akses sudah terbuka, jalur ekonomi, pendidikan, sosial, termasuk aktivitas keagamaan juga semakin mudah. Ini tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” paparnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menjelaskan pembangunan jembatan tersebut telah melalui kajian teknis sehingga dinilai layak menggunakan konstruksi armco.

Secara teknis lokasi Jembatan Pedawang ini memenuhi syarat karena kedalaman sungai lebih dari tiga meter sehingga sesuai dengan spesifikasi teknis jembatan armco,” ujarnya.

Ia menambahkan, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi jalur menuju area perkebunan sekaligus akses menuju tempat ibadah.

Di belakang lokasi ini ada area perkebunan yang sering diolah masyarakat. Selain itu, warga juga membutuhkan akses cepat menuju masjid, sementara sebelumnya jalan sudah ada tetapi jembatannya belum tersedia,” katanya.

Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan kurang dari satu bulan dengan melibatkan sekitar 30 hingga 40 personel gabungan dari TNI dan masyarakat setempat.

Kita kerjakan kurang dari satu bulan karena seluruh material armco didatangkan dari pemerintah pusat. Personel yang terlibat sekitar 30 sampai 40 orang, terdiri dari anggota TNI dan masyarakat,” jelasnya.

Secara teknis, jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 12 meter dengan lebar hampir 5 meter. Jembatan ini juga menjadi jembatan armco pertama yang dibangun di Kabupaten Kudus.

Selain itu, struktur jembatan menggunakan gorong-gorong pipa baja bergelombang atau corrugated steel pipe yang terbuat dari lembaran baja galvanis. Konstruksi ini dirancang untuk saluran air maupun perlintasan darurat.

Material tersebut dikenal memiliki keunggulan kuat, fleksibel, tahan karat, serta dapat dipasang dengan cepat.

Karena karakteristik tersebut, jembatan armco sering digunakan sebagai solusi efektif untuk pemulihan infrastruktur, terutama di wilayah yang membutuhkan pembangunan cepat atau dalam kondisi pascabencana.

Ini jembatan armco pertama di Kudus dan ke depan kami akan mengusulkan beberapa titik lain yang juga membutuhkan jembatan serupa,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.