MK Tolak Gugatan 3 Caleg DPRD Ke KPU Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Pupus sudah usaha ketiga calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Kudus untuk meraih harapannya mewakili daerah pemilihannya di gedug parlemen. Setelah sebelumnya Caleg Agus Wariono permohonannya dinyatakan dismisal oleh Majelis Hakim.

Kini Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menolak dua permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pileg Kabupaten Kudus. Amar putusan yang dibacakan dalam sidang Mahkamah Konstitusi memutus dua pemohon  yakni Bambang Kasriono dalam perkara Nomor 115-12-13/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dan Agus Setya Budi dalam perkara 45-13-13/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019.

Naily Syarifah Ketua KPU Kabupaten Kudus (Foto: YM)

“Amar putusan mengadili, menyatakan pokok permohonan Pemohon tidak dapat diterima,” kata Ketua KPU Kabupaten Kudus Naily Syarifah, Rabu (07/08/2019).

TRENDING :  Masa Tenang Bawaslu Kudus Copoti Ribuan APK

Untuk pemohon Agus Setya Budi, Mahkamah Mahkamah berpendapat, permohonan Pemohon tidak menguraikan kedudukan hukum, tenggat waktu dan petitum, namun Pemohon langsung mengungkapkan pokok permohonan.

TRENDING :  Warga Kudus Yang Saat Pemilu Masih Berada Di Luar Negeri, Wajib Urus Form A5

“Dengan demikian permohonan Pemohon tidak jelas dan kabur,” ujarnya.

Sementara, untuk pemohon Bambang Kasriono, Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul dalam membacakan pertimbangan hukum MK menyatakan Pemohon tidak  mencantumkan jelas suara yang dipermasalahkan. Hal ini tidak sesuai dengan syarat formil permohonan MK.

“Tidak ada satupun yang diterima. MK menolak eksepsi pemohon PHPU. Majelis Hakim Konstitusi memandang permohonan Pemohon kabur dan tak sesuai syarat formil Permohonan,” jelasnya.

TRENDING :  Sukses Gelar Pesta Demokrasi, KPU Kudus Lakukan Evaluasi Fasilitasi Pemilu 2019

Hal ini menjadikan tiga permohonan PHPU yang diajukan oleh caleg DPRD Kudus tidak ada satupun yang diterima oleh MK.

“Untuk penetapan sesuai jadwal 5 hari setelah putusan. Ditunggu saja segera, sedang kami persiapkan dokumen-dokumen pendukung dulu,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :