PKL Kudus Bakal Kantongi Kartu Anggota Sesuai Zona Lokasi Dagang

oleh -143 views
Suasana PKL di kompleks GOR Wergu Wetan Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Untuk ketertiban penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus bakal menerbitkan kartu anggota bagi PKL sesuai zona tempat mereka berjualan.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti mengatakan, pembuatan kartu ini sendiri sebagai upaya untuk mengurangi dan menghindari adanya PKL liar yang berjualan disembarang tempat.

Dinas Perdagangan akan melakukan pendataan ke seluruh PKL yang masih aktif berjualan di Kabupaten Kudus.

“Tadi PKL kita panggil untuk mengecek kembali apakah masih berjualan atau tidak, karena kita belum tau jika ternyata ada yang  beralih profesi” kata Sudiharti setelah melakukan pertemuan dengan PKL Balai Jagong. (Rabu, 20/01/2021).

Kartu anggota PKL sendiri nantinya akan memiliki warna yang berbeda – beda sesuai zona tempat mereka berjualan. Zona hijau merupakan kawasan diperbolehkannya PKL untuk berjualan, zona kuning merupakan kawasan PKL yang hanya diperbolehkan berjualan mulai dari pukul 16.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Sedangkan zona merah berarti kawasan yang tidak diperbolehkan untuk berjualan.

Bagi PKL yang terdaftar untuk berjualan di zona hijau maka akan memiliki kartu anggota berwarna hijau, jika PKL berjualan di zona kuning maka akan memiliki kartu anggota berwarna kuning.

Kartu itu sendiri nantinya juga akan dipasangi foto pemegang kartu dan ditandatangi langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan.

“Kartu anggota nanti ada fotonya supaya benar – benar terdata yang berjualan, tidak sembarangan” ucap dia.

Sudiharti juga menjelaskan bahwa kawasan city walk kemungkinan nantinya akan menjadi zona hijau untuk berjualan.

Kemudian untuk kawasan balai jagong dan kawasan kaliputu akan menjadi zona kuning. Sedangkan untuk wilayah di jalan menur dan simpang lima akan menjadi zona merah bagi PKL.

“Itu belum pasti dan masih kemungkinan, nanti kepastiannya bisa menunggu setelah Perbup mengenai zona penataan PKL diatur” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Peraturan Bupati (Perbup) tentang zonasi PKL akan segera diterbitkan. Tujuannya supaya menjadikan Kota Kudus menjadi lebih tertata seperti sebelumnya.

Hal ini karena saat ini sudah semakin banyak PKL yang berpindah – pindah tempat berjualan sembarangan.

“Masalah perbup zona ini baru diatur, saya juga belum tahu, mungkin satu minggu lagi akan disahkan” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :