Warga Mlati Lor Peserta Isolasi Mandiri Terpusat di Donohudan Meninggal

oleh -1.409 views
Gambar peserta isolasi madiri yang akan di berangkatkan ke asrama haji Donohudan Boyolali (Foto: YM)

Kudus,isknews.com – Seorang pria warga Kudus yang sedang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohuan, Kabupaten Boyolali, karena terpapar virus corona dinyatakan meninggal dunia pagi tadi, Kamis (10/06/2021).

Subiyanto (63) warga Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota, Kudus merupakan rombongan angkatan ke Tiga yang berangkat dari lokasi transit pemeriksaan sebelum pemberangkatan di Rusunawa pada Selasa (8/6) lalu.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Kota, AKP M Khoirul Naim bahwa salah satu warga Mlati Lor peserta isolasi terpusat di Donohudan telah meninggal di Rumah Sakit di Solo.

“Almarhum berangkat dengan isteri namun saat tiba di Donohudan dan dilakukan pemeriksaan keduanya langsung dirujuk ke sebuah Rumah Sakit di Solo,” kata dia, Kamis (10/06/2021).

Menurutnya, jenazah tiba di kudus pada sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung dilakukan pemakaman,

Menurut Pelaksana harian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Masut, Subiyanto dimungkinkan memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan sempat dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Solo yang menjadi rujukan COVID-19 untuk mendapatkan perawatan.

“Yang bersangkutan meninggal di rumah sakit, karena umurnya sudah 63 tahun, dimungkinkan memiliki komorbiditas, kami belum mendapat data terbaru,” ucap Masud, Kamis (10/06/2021).

Atas kejadian ini, kami akan melakukan evaluasi prosedur standart (SOP) pasien OTG Covid-19 yang bisa dijalankan ke Donohudan. Dengan harapan tidak akan terjadi kasus seperti ini lagi.

“Kami akan coba evaluasi kembali, bagaimana baiknya agar ini tidak terjadi lagi. Paling tidak, yang bisa diisolasi terpusat harus bisa mengurusi dirinya sendiri dan kondisi pasien tanpa gejala ataupun bergejala ringan. Meskipun bergejala ringan, namun tidak bisa mengurus dirinya sendiri tentu akan dibatalkan keberangkatannya,” ujar Masut.

Dari data satgas Covid-19 Kudus, hingga hari ini telah memberangkatkan 5 gelombang warga terpapar COVID-19 untuk mengikuti isolasi mandiri terpusat di Donohudan sebanyak 529 orang dan 11 orang dirujuk ke rumah sakit di Solo. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :