700 Kader Ikuti Workshop Gerindra Kudus, Optimis Menang dan Fokus Kawal Suara Pilkada

oleh -144 Dilihat
Suasana workshop DPC Partai Gerindra Kudus dalam mempersiapkan pemenangan Pilkada Jateng dan Kudus di Gedung Graha Mustika, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Sabtu (5/10/2024) (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kudus menggelar workshop pemenangan Pilkada Jateng dan Kudus di Gedung Graha Mustika, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Sabtu (5/10/2024).

Workshop ini dihadiri sekitar 700 kader Partai Gerindra serta sejumlah tokoh dari partai pengusung, Seperti Ketua DPD Partai Golkar Kudus Tri Erna Sulistyawati dan Ketua DPC Partai Demokrat Mardijanto.

Ketua DPC Gerindra Kudus, Sulistyo Utomo, menyampaikan perkembangan positif dari pembentukan koordinator RT (korte) di Kudus.

“Alhamdulillah hingga malam ini, dari total sebanyak 132 desa dan kelurahan di Kudus, korte yang terbentuk sudah ada di 125 desa dan kelurahan. 95 persen sudah terbentuk, dan jumlah ini akan terus bertambah,” ujarnya.

Setelah pembentukan korte mencapai 100 persen, Sulistyo menjelaskan bahwa DPC Gerindra akan segera menggelar pelatihan bagi saksi TPS di Kudus.

“Kami menyiapkan saksi di 1.160 TPS untuk mengawal suara Hartopo – Mawahib dan pasangan Cagub-Cawagub Ahmad Luthfi dan Taj Yasin,” tambahnya.

Sulis menekankan pentingnya peran saksi dalam menjaga suara pasangan Hartopo-Mawahib di TPS. Jangan sampai suara Hartopo – Mawahib dicuri dan menurutnya saksi di setiap TPS akan dipersiapkan secara maksimal untuk menghindari kecurangan.

“Tanda-tanda kemenangan sudah terlihat jelas. Hartopo-Mawahib mendapat nomor urut dua, calon gubernurnya juga nomor dua, dan Prabowo sebelumnya juga nomor dua di Pilpres. Ini pertanda baik,” pungkas Sulis.

Sementara itu, dalam sambutannya, calon Bupati Kudus Hartopo menegaskan bahwa kemenangan di Pilkada sangat penting untuk menjaga marwah partai.

“Kemenangan partai akan memberikan dampak positif bagi semua kader dan masyarakat Kudus. Ini adalah perang harga diri,” ungkap Hartopo.

Hartopo juga mengingatkan bahwa di era setelah Prabowo Subianto dilantik sebagai menteri, akan ada kemudahan komunikasi dalam menjalankan program-program pembangunan jika pasangan Hartopo-Mawahib terpilih.

“Jika presidennya dari Gerindra, gubernurnya diusung oleh Gerindra, dan bupatinya juga dari Gerindra, maka komunikasi akan linier dan lebih mudah,” tegasnya.

Menurut Hartopo, sinergi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kudus dalam lima tahun mendatang.

“Ini penting untuk membangun Kudus. Jika yang diusung Gerindra menang, maka ini akan menjadi kebanggaan besar bagi partai pengusung,” katanya.

Mawahib, calon Wakil Bupati, menambahkan bahwa kerja sama yang solid antara kader dan simpatisan sangat penting untuk memenangkan kontestasi ini.

“Kami yakin, dengan dukungan seluruh kader Gerindra yang sudah solid hingga tingkat RT, kemenangan bisa diraih. Kami siap membawa perubahan yang lebih baik bagi Kudus,” tandasnya.

Selain membahas strategi pemenangan, workshop juga menjadi ajang konsolidasi antar partai pengusung. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.