Literasi di Kalangan Pelajar: Resensi Buku Jadi Ajang Mengasah Kemampuan Menulis

oleh -122 Dilihat
Foto: ist.

Kudus, isknews.com – Minat baca dan menulis di kalangan pelajar terus didorong melalui berbagai kegiatan literasi. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh ekstrakurikuler Jurnalistik SMK Al Islam Kudus yang menggelar kegiatan menulis resensi buku, Selasa, 4 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap karya sastra sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam menuangkan pemikiran secara tertulis.

Suasana kelas ekstrakurikuler Jurnalistik siang itu tampak berbeda. Pada jam terakhir sekolah, pembimbing membawa beberapa novel dan kumpulan cerpen yang langsung menarik perhatian peserta. Siswa yang datang lebih awal tampak antusias memilih buku yang ingin mereka baca dan resensi. Mereka kemudian duduk melingkar, siap untuk menyelami dunia sastra.

Arif Rohman, selaku pembimbing ekstrakurikuler Jurnalistik, membuka kegiatan dengan menjelaskan tahapan menulis resensi buku. Ia menekankan pentingnya membaca secara menyeluruh, mencatat bagian yang menarik, serta menyusun opini yang sistematis dalam menulis resensi. Para peserta juga diberikan contoh resensi sebagai panduan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap siswa tidak hanya mengenal sastra dari kutipan singkat, tetapi memahami karya secara utuh. Menulis resensi juga melatih mereka berpikir kritis dan menyampaikan gagasan dengan baik,” ujar Arif.

Setelah mendapat arahan, siswa mulai membaca buku pilihan mereka dengan penuh perhatian. Beberapa dari mereka tampak serius mencatat poin-poin penting untuk memudahkan proses penulisan resensi.

Beragam pilihan buku yang mereka ambil menunjukkan ketertarikan yang luas terhadap dunia sastra. Nilam, salah satu peserta, memilih novel EVA, Sebuah Kisah tentang Perempuan dan Penyimpangan Kewajaran karena tertarik dengan judul dan desain sampulnya. Jauza memilih Mendayung Impian, sebuah novel tentang perjuangan guru di pelosok Kalimantan, yang mengingatkannya pada pengalaman pribadi.

Adapun beberapa buku lain yang dipilih oleh peserta antara lain Sekawan Gagak di Jurang Babi Yar oleh Muhammad Fauzan, Gerbang Trinil oleh Revana Ayda Mufti, Chiang Mai oleh Anisa Rahma, Kapal Selam Mimpi oleh Nabila Putri Azzahra, serta Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi oleh Salwa Jaufallaili Balqis.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari peserta. Mereka merasa kegiatan menulis resensi bukan sekadar tugas membaca dan meringkas isi buku, tetapi juga kesempatan untuk melatih kemampuan analisis dan menyusun opini.

“Saya jadi lebih memahami bagaimana menilai sebuah buku, bukan hanya dari jalan ceritanya, tetapi juga dari gaya bahasa dan pesan yang ingin disampaikan penulis,” kata Vanisa Ainur, salah satu peserta yang memilih buku 24 Jam Bersama Gaspar.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan literasi di kalangan pelajar semakin meningkat. Selain menumbuhkan kebiasaan membaca, kegiatan resensi buku juga dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas dan keterampilan menulis. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :