Kudus, isknews.com – Di tengah banjir dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter yang masih menggenangi permukiman warga, jajaran Kepolisian Resor Kudus melakukan aksi kemanusiaan dengan mengevakuasi seorang warga penderita stroke menuju RSUD dr. Loekmonohadi Kudus, Sabtu (17/1/2026) sore.
Evakuasi dilakukan terhadap seorang warga Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, yang rumahnya masih terisolasi banjir dan sulit dijangkau kendaraan umum. Meski debit air masih cukup tinggi dan arus terbilang deras, proses penyelamatan tetap dilaksanakan demi keselamatan warga.
Evakuasi dipimpin langsung Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo bersama sejumlah anggota. Mereka menggunakan kendaraan dinas Backbone milik Polsek Jati untuk menerobos genangan banjir setinggi sekitar 70 hingga 90 sentimeter.
Proses evakuasi berlangsung sejak pukul 12.40 WIB hingga 14.15 WIB dengan kondisi medan yang cukup berisiko akibat jalan tergenang dan jarak pandang terbatas.
Warga yang dievakuasi diketahui bernama Siti Ni’mah (54), warga Dukuh Kapuan, Desa Jetis Kapuan, RT 01 RW 05, Kecamatan Jati. Kondisinya cukup memprihatinkan lantaran menderita stroke dan tidak mampu menggerakkan tubuhnya, sementara rumahnya berada di kawasan yang masih terdampak banjir cukup parah.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan, proses evakuasi memiliki tingkat risiko tinggi mengingat kedalaman air dan arus yang belum sepenuhnya surut.
“Awalnya memang cukup berisiko karena kami harus menerjang banjir dengan debit air yang masih tinggi. Namun ini adalah misi kemanusiaan, sehingga segala risiko harus kami hadapi,” ujar AKP Hadi.
Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama jajarannya, bahkan pihaknya telah menyiapkan langkah darurat jika kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
“Apabila kendaraan tidak memungkinkan melintas, kami sudah siap menggendong Bu Siti agar tetap bisa sampai ke rumah sakit,” imbuhnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi kondisi darurat akibat bencana alam.
Berkat kerja sama dan kesiapsiagaan petugas di lapangan, proses evakuasi berjalan lancar hingga warga berhasil dibawa ke RSUD dr. Loekmonohadi Kudus dan kini telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. (AS/YM)










